Desa Lubuk Bangko sudah tidak terdaftar, Berikut 4 Desa paling miskin di Kabupaten Mukomuko - Bengkulutime.net - Info Lengkap Seputar Bengkulu

Friday, January 4, 2019

Desa Lubuk Bangko sudah tidak terdaftar, Berikut 4 Desa paling miskin di Kabupaten Mukomuko

Desa Lubuk Bangko sudah tidak terdaftar, Berikut 4 Desa paling miskin di Kabupaten Mukomuko

Bengkulutime.net, Mukomuko – Pemerintah pusat telah menetapkan sebanyak empat desa yang paling miskin dan tertinggal di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu pada tahun ini. Empat desa tersebut, yakni Desa Setiabudi, Desa Talang Gading, Desa Sido Makmur dan Desa Mekar Jaya. Sedangkan Desa Lubuk Bangko yang pada tahun kemarin merupakan satu-satunya Desa paling miskin dan tertinggal di daerah tersebut pada tahun ini tercatat sudah tidak terdaftar lagi sebagai Desa paling miskin dan tertinggal.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mukomuko Jum'at (04/01/2019), Saroni menyatakan, jumlah desa yang paling miskin dan tertinggal di daerah ini bertambah dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak satu desa, yakni Desa Lubuk Bangko. Selanjutnya ia menambahkan, pemerintah pusat menetapkan empat desa di daerah ini sebagai desa yang paling miskin dan tertinggal di daerah ini berdasarkan beberapa kriteria seperti jumlah penduduk miskin.

Berdasarkan penilaian dari pemerintah pusat tersebut. jumlah penduduk miskin yang ada di empat desa di daerah ini paling banyak dibandingkan dengan desa-desa lain. Pemerintah pusat memberikan penilaian jumlah penduduk miskin lebih banyak di empat desa ini berdasarkan letak wilayah tersebut secara geografis, jumlah penduduk, dan luas di wilayah.

Karena empat desa ini ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai desa yang paling miskin dan tertinggal di daerah ini sehingga desa ini mendapatkan penambahan bantuan dana desa. Setiap desa dari sebanyak empat desa yang paling miskin dan tertinggal pada tahun ini mendapatkan penambahan bantuan dana untuk desanya sekitar Rp211 juta.

Penambahan bantuan dana untuk desa yang paling miskin dan tertinggal ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pembangunan di desanya, termasuk untuk pembangunan infrastruktur desa. Sebanyak 148 desa di daerah ini pada tahun ini menerima bantuan dana desa sekitar Rp124 miliar dari pemerintah pusat, meningkat sekitar Rp18 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp106 miliar.

Sedangkan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD tahun ini sekitar Rp53 miliar, meningkat sekitar Rp2 miliar dibandingkan alokasi dana untuk desa tahun sebelumnya sebesar Rp51 miliar, Jelas Saroni.
Comments